0
Dikirim pada 04 Oktober 2010 di Konsep Islami

 

Manusia adalah maklhuk yang sempurna di antara semua maklhuk ciptaan Allah lantaran manusia di beri akal pikiran, inilah yang membuat manusia ini begitu sempurna. Bangsa jin dan setan diberi akal pikiran namun tidak sesempurna kita, tapi mereka di beri kelebihan di dalam jasad nya, jasad mereka lepas dari ruang dan waktu sedangkan kita manusia memiliki kelebihan akal pikiran yang sempurna bahkan akal pikiran nya mampu menembus ruang dan waktu, namun jasad manusia tidak mampu untuk menembus ruang dan waktu. Tumbuhan dan hewan, mereka tidak diberi akal pikiran dan jasad yang mampu menembus ruang dan waktu tersebut namun mereka di beri kelebihan ruh, ruh itu suci dan selama nya suci.tumbuhan dan hewan bergerak berdasarkan insting mereka karena ruh nya yang suci dan mereka mampu merasakan Keagungan dan Kebesaran Allah SWT. Oleh sebab itu tumbuhan dan hewan tidak mempunyai dosa lantaran kesucian ruh tersebut, andaikata hewan membunuh hewan lain bahkan membunuh manusia,mereka tetap tidak berdosa karena mereka hanya mengikuti insting hewani mereka begitu juga dengan tumbuhan.

 

 

Di antara ketiga (Ruh, Akal dan Jasad) yang paling kuat adalah ruh kemudian akal pikiran baru yg terakhir jasad. Lalu yang jadi pertannyaan, kalau memang Ruh yang lebih kuat kenapa manusia yang memiliki kelebihan akal pikiran menjadi maklhuk yang sempurna?.jawabanya mudah saja, dengan akal pikiran kita mampu mengendalikan ruh dan jasad. Hal ini sudah terbukti secara ilmiah dan logis. Dalam ajaran Psikologi di ajarkan bagaimana cara mengoptimal kan akal pikiran manusia, sehingga manusia mampu menggunakan Hipnosis, Telephati dan sebagai nya, hal itu bisa terjadi karena akal pikiran kita sudah bertemu dan berkomunikasi dengan ruh dan jasad kita. Dalam ajaran Islam di masa Nabi Adam As, sebenarnya sudah di ajarkan cara untuk mengoptimal kan akal pikiran. Semua orang-orang pilihan Allah seperti Rasul, Nabi, Wali dan lain sebagainya, beliau sudah mampu mengendalikan ketiga-tiga nya. Contoh simple, Nabi Sulaiman As, beliau mampu berkomunikasi dengan hewan,tumbuhan dan juga jin. Bagaimana hal tersebut bisa terjadi?, karena Nabi Sulaiman As sudah mengendalikan ketiga hal tersebut (Ruh, Akal, dan Jasad). Beliau berkomunikasi dengan hewan dan tumbuhan menggunakan ruh, Karen Beliau sudah mempu mengendalikan Ruh dalam diri beliau sehingga masuk akal apabila ruh bertemu dengan ruh akan mampu berkomunikasi karena hewan dan tumbuhan di beri kelebihan Ruh oleh Allah seperti yang saya terangkan di atas. Begitu juga dengan jin, Nabi Sulaiman As menggunakan kemampuan jasad nya untuk berkomunikasi dengan jasad juga (jin). Dan masih banyak contoh-contoh lain seperti Nabi Sulaiman.
 
Hal ini membuktikan bahwa islam itu benar,lihat saja, mengendalikan ketiga kamampuan tersebut di dalam islam sudah diajarkan pada masa Nabi Adam As, sedangkan dunia ilmu pengetahuan mengajarkan kita akan mengendalikan 3 hal tersebut di mulai pada jaman perang dunia ke 2 di jaman nya Sigmund Freud (Pakar Psikoanalisa) dan ilmu itu mulai mendunia di jaman sekarang tahun 2010, lihat kan?! Ilmu islam lebih dulu ketimbang ilmu lain-lainnya.
Dengan akal pikiran kita mampu mengendalikan 2 kemampuan maklhuk lain (jin,hewan dan tumbuhan). Dengan akal pikiran kita bisa membedakan mana yang baik dan mana yang benar. Dengan akal pikiran kita bisa mencapai Allah jauh lebih cepat dari kecepatan cahaya bahkan lebih. Apapun bisa kita lakukan dengan akal pikiran kita,kalau kita mau mempelajarinya lebih jauh lagi. Hal ini lah yang membuat manusia menjadi maklhuk yang sempurna di anatara maklhuk lain ciptaan Allah.
Allah memberi kemampuan yang sempurna ke pada manusia berupa akal pikiran, namun banyak manusia yang salah jalan dengan akal pikiran nya. “ Dengan kemampuan yang besar disitu terletak tanggung jawab yang besar pula”. Memang benar akal pikiran kita mampu melakukan apapun dan tidak ada hal yang mustahil akan tetapi dengan akal pikiran kita juga bisa terjebak ke dalam kemaksiatan. Oleh sebab itu di butuh kan Ruh dan Jasad untuk mengatur keseimbangan akal pikiran kita agar kita semua tidak salah jalan.
Banyak sekali metode-metode untuk menseimbangkan ke 3 kemampuan itu. Dalam Psikologi 3 kemampuan tersebut menjadi Needs (Jasad),Ego(Akal Pikiran), dan Super Ego (Ruh). Ke 3 nya harus seimbang untuk menjadi manusia seutuh nya. Adapun metode islami, yaitu sholat. Kita terkadang meremehkan hakikat nya sholat dan kita sering menganggap sholat itu hanya kewajiban tanpa berfikir dulu “Untuk apa Sholat itu?”. Akan saya bahas nanti mengenai sholat. Metode-metode lain juga bagus akan tetapi metode islam ini adalah sortcut (jalan pintas) untuk menseimbangkan 3 hal tersebut.
 

 



Dikirim pada 04 Oktober 2010 di Konsep Islami
comments powered by Disqus
Profile

Hentikan lah kedustaan mu dan kamu tak perlu memasukkan pikiranmu jika datang mu untuk menyatakan benar,Jika tidak maka tak perlu mengikuti aku More About me

Page
Archive
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 82.294 kali


connect with ABATASA