0
Dikirim pada 04 Oktober 2010 di Konsep Islami

 

Sebelum ruh manusia di tiupkan, manusia membuat perjanjian dengan sang pencipta Allah SWT. Dalam perantaranya malaikat mengumumkan, “Siapa yang sanggup hidup di dunia?Dan barang siapa yang sanggup maka Allah akan menghadiahkan surga kepada siapa saja yang sanggup”. Kemudian ruh-ruh manusia tersebut (calon manusia di bumi) mengacungkan tanggan seraya berkata,”Saya sanggup !”. Malaikat bersenyum,”Apa kamu yakin?Tahu kah kamu konsekwensi nya ?”, Calon manusia tersebut kembali menjawab pertanyaan Malaikat, “ Saya yakin demi nama Allah dan saya tahu kosekwensi nya, apabila saya gagal maka saya akan di hukum dan dijadikan bahan bakarnya neraka”. Mendengar jawaban calon manusia tersebut langsung Malaikat pergi menghadap Allah dan melaporkan tugas nya. Kun Faya Kun (maka jadilah) tanah menjadi segumpal daging dan dititipkan nya kepada manusia yang sudah melakukan perjanjian sebelum nya (seorang ibu).

Ingat kah kita manusia akan perjanjian di atas?,101% bahkan lebih saya yakin kita semua tidak ingat akan hal itu, jangankan sebelum lahir, setelah lahirpun kita semua tidak ingat. Sungguh mengherankan tapi itu benar apa adanya. Setelah kita bilang “sanggup” maka ruh kita akan ditiupkan kedalam segumpalan daging. Namun kita tetap lupa akan perjanjian itu bukan berarti kita melupakan. Allah memaklumi akan keterbatasan manusia karena Allah Maha Mengetahui, Sebab itulah di kirim Rasulullah Muhammad SAW untuk mengingat kan kembali manusia yang telah lupa akan perjanjian itu dan mengajak manusia kembali kepada jalan Allah SWT.


 



Dikirim pada 04 Oktober 2010 di Konsep Islami
comments powered by Disqus
Profile

Hentikan lah kedustaan mu dan kamu tak perlu memasukkan pikiranmu jika datang mu untuk menyatakan benar,Jika tidak maka tak perlu mengikuti aku More About me

Page
Archive
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 84.475 kali


connect with ABATASA